Selasa, 26 Oktober 2010

jeritan pilu seorang yang dihancurkan

ku melangkah perlahan

saat aku benar-benar hancur kau datang untukku

benar-benar untuk aku

kau bangkitkan aku

kau beri aku semangat

kini sayap ku telah pulih

aku sudah kembali hidup

tapi kenapa kau hancurkan lagi aku?

kenapa saat aku mulai percaya kepadamu?

aku kembali mati

di sini sendirian

meringkuk kedinginan

sendirian...

mati dan mati lagi

cukup dengan pedih ini!

aku muak selalu dibuang!

dihancurkan!

dienyahkan!

aku lelah selalu di lupakan!

tolong sekali ini saja

anggaplah aku ada

cukup sekali

cukup sejenak

anggaplah aku ada

anggaplah aku hidup

hilangkan aku

musnahkan aku

hingga benar-benar lebur

menjadi debu

yang tak pernah dianggap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar