ku melangkah perlahan
saat aku benar-benar hancur kau datang untukku
benar-benar untuk aku
kau bangkitkan aku
kau beri aku semangat
kini sayap ku telah pulih
aku sudah kembali hidup
tapi kenapa kau hancurkan lagi aku?
kenapa saat aku mulai percaya kepadamu?
aku kembali mati
di sini sendirian
meringkuk kedinginan
sendirian...
mati dan mati lagi
cukup dengan pedih ini!
aku muak selalu dibuang!
dihancurkan!
dienyahkan!
aku lelah selalu di lupakan!
tolong sekali ini saja
anggaplah aku ada
cukup sekali
cukup sejenak
anggaplah aku ada
anggaplah aku hidup
hilangkan aku
musnahkan aku
hingga benar-benar lebur
menjadi debu
yang tak pernah dianggap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar