Jumat, 15 Oktober 2010

Hancur lebur tak tersisa disini

Ku tatap langit yang mulai gelap tertutup awan hitam
Disini tubuhku terjatuh di atas padang rumput hijau
Ku genggam rerumputan yang mulai mati itu
Ku tahu ini akan terjadi

Pandanganku kian kabur saat langit mulai menangis
Gemuruh petir yang menyambar bagai isakan pedih
Aku hanya bisa menghela sedikit nafas
Saat cahaya sudah hilang dari dunia
Tak kan pernah kembali menyapa hari

Darah ini tetap mengalir deras
Bercampur dengan tetes hujan
Yang menggantung di rerumputan
Yang kini telah benar-benar mati
Jantung ini terasa kian pedih tiap ku hembus nafas yang kian berat
Berakhir sudah...

Semua memori yang ku punya hilang disini
Tempat terakhir ku gores memori itu
Tanpa ada siapa pun memapah ragaku
Sendirian di bawah langit yang menangis
Tanpa ada siapa pun menggenggam jiwaku
Hancur lebur tak tersisa disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar