Ku tatap tubuh dingin itu sekali lagi
Bibirmu yang biru
Wajahmu yang pucat
Ku tahu kau akan pergi
Tinggalkan semua yang ada disini
Aku tak akan menangisimu
Karena itu sama halnya menghinamu
Menghina semua perjuanganmu
Menghina semua yang kau pertaruhkan
Yang hanya bisa sampai disini
Masih ku ingat semuanya
Saat kau berjuang membawa senapan
Berperang tanpa ada rasa takut
Memberantas semua yang telah buta hatinya
Tapi semua hanya kenangan
Yang tak akan mengubah keadaanmu
Sekarang tubuhmu berlapis kain putih
Ragamu kan tertimbun tanah merah
Walau kau tak kan bisa bersama lagi
Namamu kan selalu terukir di hatiku
Seorang sahabat seperjuangan
Yang berani menantang maut
Untuk mengejar satu kata merdeka
Terima kasih kawan
Kini tak ada lagi senapan yang berbalas
Tak ada lagi pertumpahan darah
Kau adalah seorang pahlawan
Terima kasih...
Sekarang kau akan tenang
Dalam tidur abadimu
Dalam lubang peristirahatanmu
Nama dan jasamu kan selalu kami kenang
Dan tak kan terhapus oleh waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar