Jumat, 30 Juli 2010

Angin sejuk yang terlupakan

Ku tatap langit ini untuk yg terakhir
Esok kan ku lihat langit yang berbeda
Dengan udara yang berbeda
Juga tanah yang berbeda

Kau tahu ku akan pergi
Tapi senyummu tak tersirat untukku
Kau tetap tak perduli padaku
Inikah balasan dari semua pengorbananku?

Ku tahu dia telah ada di sampingmu
Temani hatimu yang dulunya mati
Dan akan selalu disana
Dengan semua kehangatan tuk hatimu

Aku hanya bisa tersenyum pahit
Mengingat semua bahagiamu bersamanya
Aku kan pergi tanpa ada hadirmu sedetik pun
Aku tak ingin kau melihatku
Pergi dengan semua luka yang tanpa sadar telah kau beri
Dengan semua beban jiwa yang terus menghantuiku
Ku harap kau tak pernah tahu
Dan ku harap kau tetap simpan senyum itu bersamanya
Bukan denganku
Sang angin sejuk yang terlupakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar