Sabtu, 18 September 2010

Saat langit kembali menangis

Ku dengar suara percikan air
Sebuah pengutaraan dari kesedihan dunia
Dengan setiap luka di langit yang tampak jelas olehku
Kembali ku kepada masa yang sepi
Saat langit kembali menangis

Puing-puing memori yang tersisa
Ku dekap erat dalam pelukku
Ku nikmati setiap memori kepedihan itu
Dan...
Kembali ku rasakan pedih di hati
Saat langit kembali menangis

Hanya kesunyian disini
Pada akhirnya semua telah pergi
Ku tahu kita bertemu untuk berpisah
Dan kan kembali ku ingat semua kenangan indah
Saat langit kembali menangis

Sekarang biarkan aku disini
Mengadah dan menangis bersamamu
Kita rasakan pedih yang sama
Kita derita luka yang sama
Juga kita miliki takdir yang sama
Dibuang dan dilupakan setelah semua yang kita lakukan
Tetaplah menangis kawan
Luapkan semua kepedihan yang kau rasa
Dan aku kan kembali mengadah dan menangis
Saat kau kembali menangis
Saat langit kembali menangis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar