Senin, 03 Mei 2010

Setitik jawaban dari tuhan

Kala malam sunyi diantara kehancuran
Ku lihat sekali lagi yang tak pernah ku lihat
Ku ingat lagi sesuatu yang tak pernah ku ingat
Ku tahu apa yang tak pernah ku ketahui

Ku rasakan luka-luka dunia ini
Ku tahu ada yang tak bisa ku raih
Pancaran yang tak pernah terbalas
Dari tatapan bulan yang menangis
Yang tenggelam dalam awan-awan kesedihan

Ku lihat mereka yang hidup untuk yang mati
Dan mereka yang mati untuk yang hidup
Semua tak berbalas
Dari pusaran samudra yang melemah

Ku ingat terakhir aku memuja-Mu
Sekalipun itu pertama aku melihat-Mu
Yang dengarkan senyum pedihku
Yang mengerti rintihan bahagiaku
Yang lihat arti kehidupan dalam kematian
Yang membuat awal dari akhir kisah ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar