Tumbang sudah pohon kukuh itu.
Oleh waktu.
Oleh gersangnya tanah.
Dan oleh hempasan keras angin padang.
Hilang sudah asaku.
Bersama tumbangnya pohon itu.
Kering sudah hatiku.
Oleh gersangnya tanah ini.
Dan hilang sudah semua harapku.
Dibawa pergi angin padang.
Aku memang lemah.
Hanya melihat.
Dan selalu mengalah.
Selalu jatuh karna prajurit lain.
Sudah lama ku menunggu.
Datangnya segar air sungai.
Tangisan awan yang membasahi tanah gersang ini.
Tapi mengapa tak tiba jua?
Aku bosan tuk selalu mengalah.
Selalu kalah dalam perang.
Dan terkubur dalam padang penderitaan.
Ku berusaha bangkit.
Dengan hati yang remuk.
Dengan luka cabikan.
Hanya untuk mendatangi mu.
Yang tengah mengadah dan terpejam.
Menerawang entah kemana.
Dan nafas terakhir yang akan ku hembuskan.
Akan ku persembahkan kepada mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar